Rabu, 30 Maret 2016

Manusia Dan Kebudayaan



BAB 1
PENDAHULUAN

1.1              LATAR BELAKANG
Manusia dan Kebudayaan adalah satu hal yang tidak dapat dipisahkan karena dimana manusia itu hidup dan menetap pasti manusia akan hidup sesuai dengan kebudayaan yang ada didaerah yang ditinggalinya.Sedangkan Manusia atau orang memilik arti yang berbeda-beda dari segi biologis,rohani dan istilah kebudayaan atau secara campuran.
Kebudayaan akan terus hidup manakala ada manusia sebagai pendukungnya dan kebudayaan mempunyai kegunaan yang sangat besar bagi manusia didalam kehidupannya.

1.2              RUMUSAN MASALAH
a.       Mengapa manusia disebut sebagai pencipta dan pengguna kebudayaan?
b.      Apa pengaruh budaya terhadap lingkungan?

1.3              TUJUAN
Mengetahui mengapa manusia disebut sebagai pencipta dan pengguna kebudayaan serta pengaruh budaya terhadap lingkungan.

                                                       




BAB 2
METODOLOGI

2.1       KAJIAN PUSTAKA
Judul : Ilmu Sosial Budaya Dasar
Pengarang : 1. Elly M. Setiadi
                    2.Kama A.Hakam
                          3.Ridwan Effendi
       Tahun Penulisan : 2015

2.2              KAJIAN TEORI
Menurut Nicolaus D. dan A. Sudiarja,Manusia adalah bhineka,tetapi tunggal.
Bhineka karena ia adalah jasmani dan rohani akan tetapi tunggal karena jasmani dan rohani merupakan satu barang.
Abineno juga merumuskan bahwa Manusia adalah “tubuh yang berjiwa” dan bukan “jiwa abadi yang berada atau yang terbungkus dalam satu tubuh yang fana”.
Kebudayaan menurut Ki Hajar Dewantara,Kebudayaan adalahbuah budi manusia yakni hasil perjuangan manusia terhadap dua pengaruh kuat,yakni zaman dan alam yang merupakan bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran didalam hidup dan penghidupannya guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang pada lahirnya bersifat tertib dan damai.

                                                          

BAB 3
LANDASAN TEORI

3.1       MANUSIA SEBAGAI PENCIPTA DAN PENGGUNA KEBUDAYAAN
Tercipta atau terwujudnya suatu kebudayaan adalah sebagai hasil  interaksi antara manusia dengan segala isi alam raya ini.Manusia yang telah dilengkapi Tuhan dengan akal dan pikirannya menjadikan mereka khalifah dimuka Bumi dan diberikan kemampuan yang disebutkan oleh Supartono dalam Rafael Raga Maran,(1999;36) sebagai daya manusia.Manusia memiliki kemampuan daya antara lain akal,inteligensia,dan intuisi;perasaan dan emosi;kemauan;fantasi;dan perilaku.
 Dengan sumber-sumber kemampuan daya manusia tersebut,maka nyatalah bahwa manusia menciptakan kebudayaan.Kebudayaan adalah produk manusia,namun manusia itu sendiri adalah produk kebudayaan.Dengan kata lain,kebudayaan ada karena manusia penciptanya dan manusia dapat hidup ditengah kebudayaan yang diciptakannya.
 Kebudayaan mempunyai kegunaan yang sangat besar bagi manusia.Bermacam-macam kekuatan yang harus dihadapi masyarakat dan anggotanya seperti kekuatan lain yang tidak selalu baiknya.Kecuali itu,manusia memerlukan kepuasan baik dibidang spiritual maupun material.Kebutuhan-kebutuhan tersebut dipenuhi oleh kebudayaan yang bersumber pada masyarakat itu sendiri.
 Hasil karya manusia menimbulkan teknologi yang mempunyai kegunaan utama dalam melindungi manusia terhadap lingkungan alamnya,sehingga budaya memiliki peran sebagai berikut:
1.      Suatu hubungan pedoman antarmanusia atau kelompoknya.
2.      Wadah untuk menyalurka perasaan-perasaan dan kemampuan-kemampuan   lain.
3.      Sebagai pembimbing kehidupan dan penghidupan manusia
4.      Pembeda manusia dan binatang
5.      Petunjuk-petunjuk tentang bagaimana manusia harus bertindakdan berperilaku di dalam pergaulan
6.      Pengaturan agar manusia dapat mengerti bagaimana seharusnya bertindak,berbuat,menentukan sikapnya jika berhubungan dengan orang lain
7.      Sebagai modal dasar pembangunan
       Manusia merupakan makhluk berbudaya,malalui akalnya manusia   dapat mengembangkan kebudayaan.
Kebudayaan mempunyai fungsi yang besar bagi manusia danmasyarakat,berbagai macam kekuatan harus dihadapi manusia dan masyarakat seperti kekuatan alam dan lain.

3.2       PENGARUH BUDAYA TERHADAP LINGKUNGAN
Budaya yang dikembangkan oleh manusia akan berimplikasi pada lingkungan tempat kebudayaan itu berkembang.Suatu kebudayaan memancarkan suatu ciri khas dari masyarakatnya yang tampak dari luar,artinya orang asing.Dengan menganalisis pengaruh akibat budaya terhadap lingkungan seseorang dapat mengetahui,mengapa suatu lingkungan tertentu akan berbeda dengan lingkungan lainnya dan menghasilkan kebudayaan yang berbeda pula.
Beberapa variable yang berhubungan dengan masalah kebudayaan dan lingkungan sebagai berikut:
1.      Physical Environment,menunjuk pada lingkungan natural,seperti temperatur,curah hujan,iklim,wilayah geografis,flora,dan fauna.
2.      Cultural Social Environment,meliputi aspek-aspek kebudayaan beserta proses sosialisasi seperti:norma-norma,adat istiadat,dan nilai-nilai.
3.      Environmental Orientation and Representation,mengacu pada persepsi dan kepercayaan kognitif yang berbeda-beda pada setiap masyarakat mengenai lingkungannya.
4.      Environmental Behavior and Process,meliputi bagaimana masyarakat menggunakan lingkungan dalam hubungan sosial.
5.      Out Carries Product,meliputi hasil tindakan manusia seperti membangun rumah,komunitas,kota beserta usaha-usaha manusia dalam memodifikasi lingkungan fisik seperti budaya pertanian, dan iklim.
Dengan demikian dapat disimpilkan,bahwa kebudayaan yang berlaaku dan dikembangkan dalam lingkungan tertentu berimplikasi terhadap pola tata laku,norma,nilai dan aspek kehidupan lainnya yang akan menjadi ciri khas suatu masyarakat dengan masyarakat lainnya.



BAB 4
PEMBAHASAN

4.1       Pengertian Budaya
Budaya adalah bentuk jamak dari kata “budi” dan “daya” yang berarti cinta,karsa,dan rasa.Kata “budaya”sebenarnya berasal dari bahasa Sansekerta,budhayah,yaitu bentuk jamak kata buddhi yang berarti budi atau akal.Dalam bahasa Inggris,kata budaya berasal dari kata culture.Dalam bahasa Belanda diistilahkan dengan kata cultuur. Dalam bahasa Latin,berasal dari kata colera. Colera berarti mengolah,dan mengerjakan, menyuburkan, dan mengembangkan tanah (bertani).
Pengertian budaya atau kebudayaan menurut para ahli,sebagai berikut:
1)      E.B.Tylor (1832-1917),budaya adalah suatu keseluruhan kompleks yang meliputi pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, keilmuan, hukum,adat istiadat dan kemampuan yang lain. Serta kebiasaan yang didapat oleh manusia sebagai anggota masyarakat.
2)      R.Linton (1893-1953),kebufayaan dapat dipandang sebagai konfigurasi tingkah laku yang dipelajari dan hasil tingkah laku yang dipelajari, dimana unsur pembentuknya didukung dan diteruskan oleh anggota masyarakat lainnya.
3)      Koentjaraningrat (1923-1999),kebudayaan adalah keseluruhan system gagasan,milik diri manusia dengan belajar.
4)      Selo Sumardjan (1915-2003) dan Soelaeman Soemardi,kebudayaan adalah semua hasil karya,rasa dan cipta masyarakat.
5)      Herkovits (1885-1963),kebudayaan adalah bagian dari lingkungan hidup yang diciptakan oleh manusia.


4.2              PROSES DAN PERKEMBANGAN KEBUDAYAAN
Perkembangan kebudayaan terhadap dinamika kehidupan seseorang bersifat kompleks dan memiliki eksistensi dan berkesinambungan dan juga menjadi warisan sosial.Seseorang mampu memengaruhi kebudayaan dan memberikan peluang untuk terjadinya perubahan kebudayaan.
Kebudayaan yang dimiliki suatu kelompok sosial tidak akan terhindar dari pengaruh kelompok lain dengan adanya kontak-kontak antarkelompok atau melalui proses difusi.Suatu kelompok sosial;akan mengadopsi suatu kebudayaan tertentu bilamana kebudayaan tersebut berguna untuk mengatasi atau memenuhi tuntutan yang dihadapinya.
Pengadopsian suatu kebudayaan tidak terlepas dari pengaruh faktor-faktor lingkungan fisik.Misalnya iklim,topografi sumberdaya alam dan sejenisnya.Sebagai contoh:orang-orang yang hidup di daerah yang kondisi lahan atau tanahnya subur (produktif) akan mendorong terciptanya suatu kehidupan yang favourable untuk memproduksi bahan pangan.Jadi terjadi suatu proses keserasian antara lingkungan fisik dengan kebudayaan yang terbentuk di lingkungan tersebut,kemudian ada keserasian juga antara kebudayaan masyarakat yang satu dan kebudayaan masyarakat tetangga dekat.
Kebudayaan dari suatu kelompok sosial tidak secara komplet ditentukan oleh lingkungan fisik saja,namun lingkungan tersebut sekadar memberikan peluang untuk terbentuknya sebuah kebudayaan.Dari waktu ke waktu ,kebudayaan berkembang seiring dengan majunya teknologi (dalam hal ini adalah system telekomunikasi) yang sangat berperan dalam kehidupan setiap manusia.



4.3              PERUBAHAN KEBUDAYAAN
Sebagaimana diketahui bersama bahwa kebudayaan mengalami perubahan dinamis seiring dengan perkembangan manusia itu sendiri,dan tidak ada kebudayaan yang bersifat statis.Dengan demikian,kebudayaan akan mengalami perubahan.Ada lima factor yang menjadi penyebab perubahan kebudayaan,yaitu:
a.       Perubahan lingkungan alam.
b.      Perubahan yang disebaban adanya kontak dengan suatu kelompok lain.
c.       Perubahan karena adanya penemuan (discovery)
d.      Perubahanyang terjadi karena suatu masyarakat atau bangsa mengadopsi beberapa elemen kebudayaan material yang telah dikembangkan oleh bangsa lain ditempat lain.
e.       Perubahan yang terjadi karena suatu bangsa memodifikasi cara hidupnya denga mengadopsi suatu pengetahuan atau kepercayaan baru,atau karena perubahan dalam pandangan hidup dan konsepsinya tentang realitas.
Namun perubahan kebudayaan sebagai hasil cipta,kursa dan rasa manusia adalah tentu saja perubahan yang memberi nilai manfaat bagi manusia dan kemanusiaan.Sebaliknya yang akan memusnahkan manusia sebagai pencipta kebudayaan tersebut.


BAB 5
KESIMPULAN DAN SARAN

5.1       KESIMPULAN
Manusia dengan kebudayaan sangat berhubungan erat.Karena manusia adalah pencipta dan pengguna dari kebudayaan itu.Manusia dan kebudayaan tidak dapat berjalan sendiri-sendiri dan tentunya harus berjalan bersama,jika tidak ada manusia kebudayaan pun tidak akan ada dan kebudayaan akan tetap hidup manakala manusia tetap melestarikan dan mengembangkan kebudayaan itu sendiri.

5.1 SARAN
                        Sebagai bangsa yang besar dan memiliki keanekaragaman budaya sudah sepantasnya kita menjaga dan melestarikan kebudayaan yang kita miliki.Disamping itu kita jiga harus membudayakan rasa bangsa atas kebudayaan yang kita miliki dan tidak malu untuk memakainya.




DAFTAR PUSTAKA
      Elly M Setiadi,2007.ilmu sosial budaya dasar.Bandung:Prenadamedia Group